Hipotesis Kehidupan

Gausah dibaca ya. Saya cuma mencatat untuk diri saya sendiri.

grounded dan ungrounded

Lontong melontong, eh tolong menolong, adalah sebuah tindakan terima kasih. Manusia dilahirkan di dunia ini untuk lontong menolong.

Apa konsekuensinya? Selalu ada yang minta tolong dan selalu ada yang menolong. Energi resiprokal ini diejawantahkan dalam budaya Indonesia yang sangat erat dengan gotong royong, saling merepotkan satu sama lain.

Hidup tentu ada lelahnya. Hidup tentu ada butuhnya. Hidup tentu ada egois-egoisnya, namun pastikan dalam hidup selalu, seperti Muhammadiyah dan Padmanaba ajarkan padaku, jangan cari hidup tapi hidup-hidupilah hidup. Piye kuwi? Jangan tanyakan yang X sudah beri ke kamu, tapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan pada X.

Diawali niat, semua hal akan sampai takhiyat. Meskipun bukan takhiyat yang kita tuju, tapi toh baru niat saja pasti tercatat. Bukan tercacat.

Jadi, setiap terbangun niatkan untuk jadi berkah dan pertolongan untuk siapapun. Hidupmu pasti akan senantiasa penuh pertolongan. Dari sesama, sebeda, dan seapapun itu. Dahlah, semua masalah usai saat kita menolong orang dan non-orang lain. Lain, Line, Lion.

Para karyawan tuhan, biasakan ucapkan yang diucapkan John Cena dan The Rock serta Rikishi, “halo sobat, ada yang bisa dibanting?”

Bogor, 14 Juni 2025

Nihan Lanisy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *