500km itu deket atau jauh? Relatif ya
Setiap ada orang bilang, sekarang ke Jogja cepet, saya agak sangsi. Dari 12-15jam jadi 8-10 jam emang lebih cepet sih. Tapi itu tetap jauh dan melelahkan.
Saat berangkat, cenderung saya rasakan tidak terlalu lelah. Tapi pas kembali ke Bogor, lelahnya semakin lillah haha. Mungkin karena emang tidak mau pulang dari Jogja. Saya sekarang malah bingung kalau disebut pulang itu ke Jogja apa ka Bogor, krisis identitas wkwk. Dinikmati aja, gasemua harus jelas.
Saya mulai sadar dengan joy of jagorawi kemarin. Ketika mobil masuk ke Jagorawi, ada sebuah perasaan yang subtil seperti kebahagiaan karena sudah dekat dengan rumah. Rasa lelah sedikit terangkat. Mobil cenderung malah dipelankan, tidak ngebut lagi. Sebuah anomali daripada kredo pingin cepat sampai rumah.
Padahal masih 30km lebih tapi rasanya dekat. Jarak itu relatif sekali ya. 33km ke kantor yang diulang 4 tahun ternyata semakin dekat juga rasanya, rasa lelahnya tak seperti di awal-awal.
Kebiasaan dan penerimaan meringankan banyak hal di dunia ini. Semua tentang rasa, ukurannya cuma untuk formalitas dunia saja. Manusianya tetap informal dalam berpikir dan merasa.
Joy of Jagorawi. Semoga besok berubah jadi Joy of TransJawa. Masih jauh terasa sudah dekat, namanya juga perasaan bisa diatur sendiri hehe.
Bogor. 24 Agustus 2025
Nihan Lanisy
Leave a Reply