Terbangun jam 1 pagi dan mendapati bahwa ada nilai yang mengkhawatirkan. Alhamdulillah aku masih manusia yang salah satu fiturnya adalah bisa khawatir. Kepala ini bergerilya menelusuri labirin kemungkinan yang tak berujung. Asumsi bagai pion catur terdepan.
Akhirnya apa? Hanya kepasrahan karena tak semua ilmu bisa kita ketahui. Biarkan semua usaha yang telah dilakukan jadi kenangan yang indah dan masa depan diharapkan sambil disimpan di dalam saku. Semua orang ada waktunya masing-masing dan setiap waktu ada orangnya juga.
Hari ini belajar pasrah lagi. Segala kegoiban biar jadi goib. Satu per satu, sehingga tetap satu.
Sambil nyanyi eta vsyo ……….. orang jepang menyebutnya pasurahu.
Bogor, 22 Jan 26
Nihan Lanisy
Leave a Reply