detil minor

Pernahkah kamu makan saos tomat anget dalam sachet? Ini ceritaku. Kami makan siang di tengah-tengah siangnya, panas ngenthang-ngenthang. Tempatnya beratap galvalum dan tanpa aliran udara kecuali dari sisi depan warungnya ditambah lagi sedang goreng ayam jadi ada uap minyak yang menyelimuti.

Gambar di atas mungkin bisa mengilustrasikan lebih jelas. Saya lebih pingin cerita ke saos tomat angetnya. Waktu saya terima, saos tomatnya panas anget. Cairan saos tomatnya seperti habis direbus rasanya.

Ketika saya lihat, ia menaruh saus tomatnya di atas lemari kaca berpenghangat untuk ayamnya, kemudian di atasnya ada atap galvalum yang meradiasikan panas ke bawah juga. Mungkin itu dugaan saya, kok bisa panas sekali saos tomatnya.

Saya merasa perlu menuliskan ini karena satu hal: sensitifitas kita. Entah itu dalam hidup, dalam bisnis, dalam belajar, dalam apapun. Kadang kita tidak mendesain atau tidak sengaja melakukan sesuatu tetapi dampaknya bisa jadi besar. Saya membayangkan apakah pihak warungnya tau kalau saus tomatnya panas. Mungkin tidak. Padahal saos tomat panas bisa jadi merubah rasa, dan paling parahnya mungkin menpercepat kadaluarsa saos tomatnya. Jadi bisa jadi ada orang sakit karena makan saosnya.

Kadang pingin ga mikirin hal-hal ga penting gini. Tapi mungkin ini harus terjadi, karena sebuah ilmu dapat diaplikasikan kemana saja, tak terbatas satu konteks saja.

Sehat dan berkah selalu

Bogor, 26 April 2026

Nihan Lanisy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *