untuk teman-temanku yg punya masalah gerd, pemarah, pencemas, pengkhawatir, dsb. coba perhatikan nafasmu.
tidak ada orang sehat dan tenang yang bernafas cepat dan terengah-engah. tarik nafas dalam dan pelan, hembuskan pelan dan tipis.
nikmati semua nafas yang ada. tentunya saat tidak ada serangan gerd, marah, cemas, dll. ini semua latihan.
hidup adalah kebiasaan yang dilatih. pelan-pelan dan sangat pelan-pelan.
sehat itu kombinasi keinginan kuat jiwa untuk sehat serta restuNya. diantaranya ada proses yang harus dinikmati, bagaikan harga saham yang naik turun, kehidupan juga siklus. membaik 1% adalah kebaikan yang harus disyukuri.
mulailah mengapresiasi hal-hal kecil dihidup, micro banget. kelak kan kau temukan bahwa hidupmu bukan yang paling.
hidup ini tak ada ekspektasinya, kepala kita yang bikin sendiri. tai kita setiap hari tak pernah sempurna bentuknya, sama seperti hidup kita. percayalah, semakin terlihat sempurna seseorang, didalamnya menyimpan luka dan beban untuk terlihat sempurna. hempaskan semuanya, jadilah angin yang tak terlihat.
kemudian terakhir, maafkan semuanya. maaf tidak menyembuhkan, tapi ia pintu untuk sembuh. selama kita masih menyalahkan orang lain/sesuatu/diri kita, disitu selalu terselot pintu kebebasanmu. sulit, tapi bisa.
aku cuma ingin semua sehat2 aja dengan tulisan ini. kalaupun sakit, sabar. kalau sehat, jangan sombong dan sehatkanlah orang lain. jangan sakit dan jangan jadi penyakit.
dan doa, yang halus dalam nurani, akan sampai pada tempat yang dituju.
bogor, 8 agustus 2026
nihan lanisy
Leave a Reply